Saturday, January 6, 2018

Selayang Pandang

    Pondok Pesantren Al-Manaar Muhammadiyah Pameungpeuk, berdiri sejak tahun 1990, merupakan Lembaga Pendidikan milik Muhammadiyah Cabang Pameungpeuk Garut terletak di Jl. Miramareu Kp. Wates Desa Sirnabakti Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Garut Jawa Barat.

    Dilatarbelakangi oleh kegelisahan anggota Muhammadiyah di Pameungpeuk akan kader ulama dan pendidikan agama khususna di ruang lingkup Muhammadiyah Cabang Pameungpeuk Garut, Pesantren Al-Manaar didirikan secara gotong royong yang melibatkan berbagai kalangan dari anggota Muhammadiyah Cabang Pameungpeuk di atas tanah seluas 8.000 meter persegi yang merupakan wakaf dari Keluarga Besar H. Kardi, seorang tokoh Muhammadiyah yang berprofesi sebagai pedagang. 
    Dalam kurun waktu hampir tiga dasawarsa tersebut, Pondok Pesantren Al-Manaar telah mengalami perkembangan dan pencapaian yang cukup signifikan. Kini dengan jumlah total santri lebih dari 300 orang, yang berasal dari berbagai daerah di Garut Selatan. Berbagai sarana dan prasarana penunjang telah melengkapinya yang terdiri dari asrama, ruang kelas, perpustakaan, laboratorium komputer dan lapangan olah raga. Tersedia pula berbagai perlengkapan seni pertunjukan seperti marching band, angklung, marawis dan lain-lain.
    Sebagai pesantren milik Muhammadiyah, Al-Manaar merupakan pusat perkaderan organisasi dan peran dakwah islamiyah. Lulusan pondok pesantren Al-Manaar sedikit banyak telah memiliki peran penting dalam masyarakatnya khususnya dalam lingkup persyarikatan. Secara umum, khususnya di wilayah Cabang Pameungpeuk, dapat diperhatikan bagaimana lulusan-lulusan Pondok Pesantren Al-Manaar Pameungpeuk menjadi bagian dalam laju perjalanan organisasi Muhammadiyah Pameungpeuk. Sebagai jawaban akan kurangnya kader yang melanjutkan gerakan dakwah Muhammadiyah yang melatarbelakangi pendirian pesantren ini sendiri, lulusan Pondok Pesantren Al-Manaar sedikit banyak telah menunjukkan titik terang yang akan menjawab kekhawatiran tersebut, baik melalui peran di dalam Persyarikatan sendiri, di AUM-AUM, atau di intansi lain yang memiliki kedudukan penting bagi masyarakat Pameungpeuk khususnya anggota Persyarikatan.
(BSA)




No comments:

Post a Comment

Semoga Husnul Khatimah; Bacharuddin Jusuf Habibie

Bacharuddin Jusuf Habibie, lahir di Parepare Sulawesi Selatan pada 25 Juni 1936, tentu banyak gambaran di benak setiap orang mengenai sos...